Gratis ongkir untuk pengiriman ke wilayah Jabodetabek

Mengunjungi gunung Kelud tentu menarik bagi orang dewasa, namun bagaimana jika anak Anda menginginkan untuk berwisata ke Gunung Kelud yang statusnya fluktuaktif, artinya sewaktu-waktu bisa aktif kembali? Melarang anak tentu bukan hal yang positif mengingat anak juga perlu mengetahui wisata alam berupa gunung berapi untuk menambah wawasannya. Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk menjaga anak agar tetap aman jika Anda ingin mengajaknya berwisata ke Gunung Kelud.

Tips Wisata Bersama Anak di Gunung Kelud

4 Tips Berwisata di Gunung Kelud Bersama Anak

Kondisi gunung Kelud masih menunjukkan aktivitas yang pasif, namun bisa saja mengalami erupsi sewaktu-waktu. Sebelum Anda bersama keluarga melakukan kunjungan wisata ke gunung ini sebaiknya pastikan terlebih dahulu cuaca dan perizinan untuk mengunjunginya. Selain itu, jaga agar anak Anda tetap terlindung dan aman dari bahaya sisa-sisa letusan gunung Kelud. Berikut 5 tips yang perlu dilakukan oleh para orang tua saat berwisata ke gunung vulkanik bersama anaknya.

Urus Perizinan dan Pastikan Kondisi Cuaca

Pada gunung-gunung vulkanik seperti Gunung Kelud biasanya terdapat balai keselamatan atau balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) serta anggota BMKG yang bertugas memantau aktivitas gunung. Pastikan bahwa Anda mendapatkan informasi dari pihak terkait tentang keamanan untuk mengunjungi lokasi. Jika perizinan dan informasi keselamatan telah terjamin maka mulailah mengunjungi Gunung Kelud bersama keluarga dan anak-anak.

Pakaikan Jaket Tebal

Anak-anak, khususnya yang berada di usia 0 hingga 7 tahun memiliki tubuh yang masih rentan jadi jaga dengan baik anak Anda, tidak dianjurkan mengajak batita karena dikhawatirkan terlalu beresiko. Saat mengajak si anak, pastikan ia mengenakan jaket yang tebal karena suhu di sana cukup dingin, namun jika Anda berada di dekat lokasi yang dekat dengan puncak letusan gunung Kelud tentu terasa lebih panas. Tetapi tidak diperbolehkan untuk mendaki gunung Kelud saat membawa anak kecil, minimal berusia di atas 12 tahun. Jika Anda mengajak anak kecil sebaiknya Anda cukup mengamati lingkungan di bawah kaki gunung Kelud karena pemandangannya juga cukup menarik.

Pakaikan Masker, Sarung Tangan, dan Sepatu

Masker untuk anak juga sangat diperlukan untuk menghindari debu halus masuk pada sistem pernapasan serta penglihatan si anak. Gunakan masker kesehatan pada anak yang bisa menyaring debu dan menangkap oksigen, jangan memberikan masker kain yang terlalu tertutup rapat, karena anak Anda akan kesulitan bernapas. Kemudian, untuk melindungi tangannya dari hawa dingin atau debu gersang bertebaran sebaiknya kenakan sarung tangan kepada anak Anda. Dengan begitu, Anda sudah bisa memastikan bahwa anak sudah aman dan terlindungi. Pastikan bahwa kaki kecil anak Anda mengenakan sepatu, bukan sandal karena sepatu lebih aman digunakan untuk melindungi kakinya dari goeresan benda asing.

Jangan Biarkan Anak Anda Melakukan Aktivitas Seorang Diri di Lokasi

Saat berada di bawah kaki gunung Kelud pastikan Anda tetap menggenggam tangan si anak karena di sana tentu banyak wisatawan yang berdatangan untuk melihat pemandangan gunung Kelud dengan reruntuhan dari sisa letusan. Jangan biarkan anak lepas dari pengawasan Anda, akan lebih aman jika Anda mengajaknya bermain ke tempat wisata di sekitar gunung Kelud.

 

Apabila Anda telah memahami dan menerapkan empat tips di atas maka selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan liburan yang berkesan dan menyenangkan dengan anak dan keluarga.

 

‚Äč

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *