Gratis ongkir untuk pengiriman ke wilayah Jabodetabek

Psikologi Anak Kurang Kasih Sayang Ayah yang Perlu Anda Ketahui

Kalau ada yang berpendapat tanggung jawab mendidik anak adalah tanggung jawab ibu, maka itu adalah pendapat yang harus diluruskan. Meski pun suami atau ayah mempunyai tanggung jawab  lebih besar sebagai pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetap saja tidak boleh mengabaikan kebutuhan psikologis anak untuk mendapat perhatian, tidak hanya dalam bentuk materi saja tapi juga pendidikan dan kasih sayang.

Tahukah anda kalau anak tidak mendapat perhatian dari ayahnya bisa berpengaruh terhadap masa depan mereka? Bisa jadi hal tersebut dapat mengganggu kondisi psikologi dan mentalnya. Untuk lebih jelasnya berikut ini psikologi anak kurang kasih sayang ayah yang wajib Anda ketahui sebagai orang tua.

Psikologi Anak Kurang Kasih Sayang dari Sang Ayah

Adapun beberapa kondisi psikologi anak kurang kasih sayang ayah yang mungkin akan terjadi pada buah hati kita adalah sebagai berikut.

Tidak Berani Menentukan Sikap dan Keputusan

Terlalu besarnya pengaruh salah satu orang tua dalam tumbuh kembang mental anak, terutama ibu bisa membuat anak menjadi pribadi yang lemah, tidak berani mengambil keputusan. Lain ceritanya bila ayah ikut berperan dalam pendidikan, anak menjadi seorang yang berani mengambil risiko dari setiap keputusan yang diambilnya. Bila ibu mengajarkan persiapan matang, maka dari ayah, anak akan belajar mengambil sikap spontan saat dihadapkan pada masalah darurat.

Sikap Pemurung dan Pendiam

Keseruan aktifitas yang harusnya didapatkan dari ayah yang banyak bermain dan kegiatan lainnya yang menyenangkan, umumnya tidak didapatkan dari ibu yang banyak menghabiskan waktunya dengan pekerjaan rumah. Akibatnya selain kurang gerak dan aktifitas, anak jadi cenderung pendiam dan kurang bersosialisasi.

Mengancam Masa Depan Rumah Tangga

Sosok panutan yang harusnya didapatkan seimbang dari ayah dan ibu juga ternyata berpengaruh terhadap masa depan anak saat memutuskan akan menikah. Bila ia anak laki-laki, maka dari ayah, mestinya ia belajar untuk menjadi seorang pribadi yang hangat, penuh perhatian dan menghindari tindakan KDRT terhadap istri dan anak-anaknya. Sementara bila ia seorang perempuan, maka mestinya ia belajar untuk merasa aman dan nyaman, percaya diri dan tidak akan menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh suami

Mencari Pelampiasan Kasih Sayang Yang Salah

Kurangnya perhatian dari ayah akan membuat anak perempuan mencari kompensasinya dari orang lain di luar rumah. Bila sudah beranjak remaja, maka bisa jadi ia terjerumus pergaulan bebas karena merasa mendapatkan pengganti sosok ayah yang sayangnya tidak benar dan rela melakukan apa saja demi pacar karena tidak mau kehilangan kasih sayang.

Pribadi Yang Lemah

Umumnya naluri seorang ibu adalah ingin memberi perhatian lebih cenderung protektif sehingga menyebabkan anak jadi pribadi yang tidak berani menanggung risiko. Padahal dari ayah, seorang anak harusnya belajar mengambil risiko dan siap untuk merasakan pengalaman sakit.

Perilaku Seks Menyimpang

Kemungkinan lainnya yang bisa terjadi bila anak tidak mendapat perhatian dari ayah  bisa membuat seorang anak laki-laki mempunyai perilaku yang lebih feminim akibat dominannya perhatian dari ibu. Atau bila ia seorang anak perempuan, maka ia akan membenci laki-laki karena melihat ayahnya yang tidak memberikan perhatian pada keluarga.

Sekarang Anda sudah tahu kan bagaimana psikologi anak kurang kasih sayang dari seorang ayah. Hal ini mungkin saja menimpa anak kita. Jadi pastikan anak Anda tidak menjadi pribadi dengan kondisi psikologi seperti yang ada diatas. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security