Gratis ongkir untuk pengiriman ke wilayah Jabodetabek

Mengajarkan Disiplin pada Anak Sejak Dini dengan Tepat dan Menyenangkan

Jika pada artikel sebelumnya kami sudah membahas mengenai pentingnya mengajarkan kemandirian pada anak. Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai cara mengajarkan kedisiplinan pada anak. Mengajarkan sikap disiplin pada anak merupakan hal yang perlu dilakukan. Memang mengajarkan hal ini tidaklah mudah, apalagi mengajarkannya pada anak usia balita.

Namun, sama halnya dengan sikap mandiri, sikap disiplin juga tak kalah penting untuk diajarkan kepada anak sejak dini. Hal ini juga sangat dianjurkan dalam islam untuk mengajarkan anak untuk selalu bersikap baik. Sikap disiplin dan mandiri adalah salah satu contoh sikap baik yang perlu dan wajib diajarkan oleh kita para orang tua menurut islam.

Namun, beberapa dari kita sebagai orang tua bahkan masih sering merasa bingung bagaimana cara mengajarkan disiplin pada anak sejak dini dengan tepat dan juga bisa membuat kita dan buah hati merasa senang menjalani kebiasaan ini sejak dini.

Tips Mengajarkan Disiplin pada Anak Sejak Dini

Oleh karena itu, berikut akan kami jelaskan mengenai cara mengajarkan sikap disiplin pada anak sejak dini agar buah hati Anda dapat memiliki kepribadian disiplin sejak kecil? Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat Anda coba.

  • Orang Tua Harus Memberikan Contoh Sikap Disiplin yang Baik

Ketika buah hati Anda masih dalam usia bayi terutama seorang balita, mereka akan memiliki rasa penasaran yang besar terhadap hal-hal yang ada disekitarnya.

Jika buah hati Anda sedang mendekati sebuah objek yang berbahaya baginya (tanpa ia sadari), maka yang dapat Anda lakukan adalah dengan lembut mengatakan ‘jangan’ dan mengangkatnya atau menjauhkannya dari objek berbahaya tersebut.Kemudian Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan kegiatan lain atau objek lain kepadanya.

Yang unik dari mengajarkan sikap kedisiplinan, adalah Anda sebagai orang tua dapat mengajarkan dan membiasakannya sejak dini. Hal tersebut tidak harus sesuatu yang sifatnya sangat keras, namun dapat dimulai dengan hal-hal yang kecil.

Misalnya dengan Anda berlaku dan memberi contoh yang baik. Sebab pada usia ini, anak-anak cenderung berperilaku mengikuti perilaku orang tuanya (role model).

  • Memperkenalkan Hadiah dan Hukuman pada Anak

Selanjutnya bagi Anda yang memiliki buah hati berusia 3-5 tahun, Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini. Pada usia ini, merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mengkomunikasikan tentang peraturan-peraturan di rumah.

Pengenalan terhadap ‘hukuman’ atas perilaku-perilaku yang tidak boleh dilakukan juga dapat diterapkan pada usia ini. Kunci dari menanamkan sikap kedisiplinan pada anak adalah bagaimana orang tua mampu bersikap konsisten terhadap hal-hal yang mereka ajarkan.

Karena itu, jika buah hati Anda melakukan kesalahan, apa lagi sudah berulang-ulang terjadi, Anda tidak perlu ragu untuk memberikan ‘hukuman’ kepadanya. Harus diingat, ‘hukuman’ tersebut hendaknya sudah disosialisasikan kepada buah hati Anda sebelumnya, misalnya disaat pertama kali mereka melakukan kesalahan.

Selanjutnya, ketika mereka melakukan hal yang baik, Anda juga tidak perlu ragu memberikan ‘hadiah’ sebagai tanda penghargaan kepadanya. Dengan begitu ia mengetahui dengan jelas hal-hal mana yang sebaiknya ia lakukan.

  • Beri Penjelasan dan Pengertian Pada Anak dengan Kesabaran

Pada saat mengajarkan displin pada anak pastikan Anda melakukannya dengan penuh kesabaran. Tidak hanya itu, pada saat Anda mengajarkan kedisiplinan dan pada moment Anda melarang buah hati Anda untuk melakukan beberapa hal. Pastikan juga Anda memberikan penjelasan dan alasan berupa pengertian pada anak agar ia mengerti mengapa hal tersebut dilarang dan apa yang akan terjadi jika misalnya hal tersebut dilakukan.

Pastikan Anda menjelaskan dan memberikan pengertian pada anak dengan sabar. Karena membentak atau memarahi anak dengan keras tidak menjamin mereka menerima pengertian tersebut.

Itu dia beberapa tips dan cara mengajarkan disiplin pada anak sejak dini yang dapat Anda coba lakukan pada buah hati. Semogad buah hati Anda menjadi anak baik yang sholeh dan sholehah. Terimakasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security